Jaga Objek Vital Nasional dan Adopsi AI, PTPN IV PalmCo Teken Kerja Sama Strategis dengan TNI

oleh -57 Dilihat

JAMBI – PTPN IV Palmco sebagai Sub Holding dari Holding Perkebunan PTPN III (Persero) terus memperluas sinergi strategis dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di berbagai wilayah operasionalnya. Langkah kolaboratif ini difokuskan sebagai upaya nyata korporasi untuk mengamankan aset negara, menyehatkan lingkungan sosial masyarakat, serta mengakselerasi modernisasi tata kelola perkebunan sawit.

Dalam keterangan tertulisnya disampaikan kepada awak media, Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan bahwa pengamanan wilayah operasional tidak semata-mata untuk memastikan kelancaran aktivitas bisnis perusahaan. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab konkret dalam mengamankan dan mengelola kekayaan negara.

“Pengamanan aset negara adalah salah satu prioritas utama kami. Sinergi bersama jajaran Aparat Penegak Hukum seperti TNI dan Polri, baik melalui penguatan teritorial maupun pendekatan sosial ke masyarakat, merupakan kunci agar seluruh area operasional tetap kondusif dan aset negara dapat dikelola secara optimal,” ujar Jatmiko, Rabu (03/6/2026).

Jatmiko memaparkan, strategi pengamanan yang diusung perusahaan kini juga berjalan berdampingan dengan adopsi teknologi terkini. Di wilayah Lampung, misalnya, PTPN IV PalmCo melalui Regional VII baru-baru ini telah merealisasikan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kodam XXI/Radin Inten guna menyinergikan pola pengamanan lahan terpadu dengan inovasi teknologi.

“Kombinasi antara perlindungan aset negara, inovasi teknologi berkelanjutan, serta komitmen menyehatkan lingkungan sosial di area operasional ini kami harapkan sanggup menghadirkan tatanan ekosistem industri perkebunan yang aman, produktif, dan membawa manfaat nyata bagi ekonomi nasional,” ucap Jatmiko.

Menanggapi kolaborasi strategis tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyambut baik kerja sama yang terjalin. Menurutnya, sektor perkebunan memiliki peran penting dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi nasional.

“PTPN IV merupakan bagian penting dalam mendukung tujuan ketahanan pangan dan energi nasional. Karena itu, kami menyambut baik kerja sama ini dan siap mendukung pengamanan aset maupun berbagai bentuk kolaborasi lainnya yang dapat berjalan bersama demi mendukung kemajuan perusahaan dan masyarakat,” ungkap Mayjen TNI Kristomei.

Ia juga menekankan bahwa sinergi yang dibangun membuka peluang pengembangan di sektor Agri-Tech. “Kami membuka ruang kolaborasi yang luas, tidak hanya dalam pengamanan. Saat ini kami juga telah memanfaatkan sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk membantu memprediksi hasil produksi suatu wilayah dan komoditas melalui analisa foto areal drone. Teknologi seperti ini tentu memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama, termasuk di sektor perkebunan,” jelas Pangdam.

Fokus Menyehatkan Lingkungan Sosial

Selain pemanfaatan teknologi pengawasan di Lampung, sinergi pengamanan yang masif juga diintensifkan di wilayah kerja Regional III, khususnya di kawasan Kampar, Riau. Di daerah tersebut, kerja sama antara perusahaan dengan Polri dan TNI dititikberatkan pada penyelesaian masalah sosial kemasyarakatan dan menekan intensitas pencurian komoditas perkebunan demi mengamankan aset negara.

Langkah konkret tersebut baru-baru ini diwujudkan melalui perhelatan kegiatan sosialisasi dan pembinaan kemasyarakatan yang diinisiasi oleh PTPN IV Kebun Sei Garo. Dalam forum tatap muka bersama warga ini, perusahaan secara aktif merangkul aparatur penegak hukum, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah untuk membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan.

Hadir mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, Kapolsek Tapung Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif dan kemitraan dinamis ini.

“Terima kasih kepada pihak PTPN IV yang telah mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini. Mudah-mudahan dari hasil sosialisasi ini memberikan manfaat yang sangat baik terhadap menurunnya kejadian pencurian kelapa sawit di wilayah Kecamatan Tapung,” ujar Kompol Y. Emanuel.

Senada dengan hal tersebut, Danramil 16 Tapung Kapt Inf Devi Khairul Edward memandang agenda sosialisasi bersama ini merefleksikan tingginya kepedulian antarinstitusi terhadap ketenteraman wilayah dan penyelesaian masalah sosial warga secara humanis.

“Kami dari Koramil 16 Tapung mengucapkan terima kasih kepada pihak PTPN IV Kebun Sei Garo yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga ke depannya, apa yang menjadi kendala dan keluhan masyarakat dapat kita tangani bersama,” ujar Kapt Inf Devi.

Melalui pendekatan teritorial dan forum silaturahmi semacam ini, perusahaan mempertegas komitmennya untuk merawat jalinan hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar, sekaligus memperkokoh kemitraan jangka panjang bersama institusi pengamanan negara. (***)

No More Posts Available.

No more pages to load.